Selamat Datang di MAN Alor - Madrasah Plus Keterampilan, Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Mengenal Resistor - MAN ALOR | Teknik Elektronika

Header Ads


 

Breaking News

Mengenal Resistor


| Resistor |
Resistor berasal dari bahasa belanda werstand, yang berarti tahanan atau hambatan, Resistor berati suatu komponen elektronika yang memberikan hambatan terhadap muatan listrik. Resistor disimbolkan dengan huruf  R. dan mempunyai satuan ohm, resistor ditemukan pada tahun 1787 oleh seorang ahli fisika yang bernama George Ohm dari bangsa jerman

Resistor adalah komponen elektronika pasif yang berukuran kecil dengan 2 buah kaki dan memiliki hambatan listrik tertentu. Bila sebuah resistor dihubungkan dengan sumber tegangan DC, maka pada resistor akan mengalir arus listrik yang besarnya proporsional terhadap tegangan listrik. Besar arus dan tegangan listrik pada sebuah resistor akan selalu mengikuti aturan dalam hukum Ohm. Hukum Ohm secara matematika dapat dituliskan :

Dimana R adalah hambatan listrik dengan satuan Ohm (W), V adalah tegangan listrik dengan satuan Volt (V) dan I adalah kuat arus listrik dengan satuan Ampere (A).  Jadi nilai hambatan sebuah resistor dinyatakan dengan satuan Ohm (W).

1.     . Resistor Tetap (Fixed Resistor)

Resistor tetap adalah jenis resistor yang nilai hambatannya tetap dan tidak bisa diubah-ubah. Resistor ini sangat banyak dipasaran. Dalam gambar rangkaian elektronika resistor tetap digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1.1 lambang resistor

Gambar 1.2 contoh resistor


Karena ukurannya yang sangat kecil, maka untuk menyatakan besar hambatan sebuah resistor digunakan kode gelang warna yang terdapat pada badan resistor. Ada 2 macam kode warna resistor yaitu resistor dengan 4 gelang warna dan resistor dengan 5 gelang warna. Hubungan kode warna resistor dengan nilai hambatannya dapat dilihat pada penjelasan berikut ini.

pada resistor mempunyai 4 gelang  atau mempunyai 5 gelang warna. gelang-gelang tersebut mempunyai kode-kode warna yang mewakili besarnya ambatan yang ada pada resistor tersebut

Gambar 1.3 Kode Warna Pada Resistor

Warna-warna pada resistor mempunyai besaran sendiri-sendiri sesuai dengan gambar diatas.  untuk membaca nilai resistor yang mempunyai 4 gelang dan 5 gelang sedikit berbeda, akan tetapi pada dasarnya sama.


Cara Membaca Resistor 4 Gelang

menghitung nilai resistor pada 4 gelang ini pada gelang pertama mewakili angka depan, gelang kedua mewakili angka selanjutnya, gelang ketiga mewakili nilai pengali, dan gelang keempat merupakan nilai toleransinya. untuk lebih jelasnya kita membaca nilai resistor pada resistor dibawah ini:

Gambar 1.4 resistor 4 Gelang

Apabila kita menjumpai resistor yang mempunyai 4 gelang dengan warna diatas, maka kita dapat membaca nilai hambatan pada resistor tersebut adalah:

pada gelang 1 berwarna merah ini berati bernilai 2

pada gelang 2 berwarna hijau ini berati bernilai 5

pada gelang 3 berwarna oranye ini berati bernilai 3, jadi faktor pengali 10 pangkat 3 = 1000

pada gelang 4 berwarna emas berati toleransi 5 persen

jadi nilai resistor diatas adalah : 25 x 1000 = 25000 atau 25K dengan toleransi 5 persen.

cara membaca resistor 5 gelang

menghitung nilai resistor pada 5 gelang ini pada gelang pertama mewakili angka depan, gelang kedua mewakili angka selanjutnya, gelang ketiga mewakili angka ketiga gelang keempat mewakili nilai pengali, dan gelang kelima merupakan nilai toleransinya. untuk lebih jelasnya kita membaca nilai resistor pada resistor dibawah ini:

Gambar 1.4 resistor 5 Gelang

apabila kita menjumpai resistor yang mempunyai 5 gelang dengan warna diatas, maka kita dapat membaca nilai hambatan pada resistor tersebut adalah:

pada gelang 1 berwarna kuning ini berati bernilai 4

pada gelang 2 berwarna biru ini berati bernilai 6

pada gelang 3 berwarna hitam ini berati bernilai 0

pada gelang 4 berwarna oranye ini berati bernilai 3, jadi faktor pengali 10 pangkat 3 = 1000

pada gelang 5 berwarna coklat berati toleransi 1 persen

jadi nilai resistor diatas adalah : 460 x 1000 = 460000 atau 460K dengan toleransi 1 persen.

2.     Variabel Resistor

Variabel resistor adalah resistor yang nilainya dapat diubah-ubah. Variabel resistor ada 2 jenis yaitu :

Potensiometer.

Adalah variabel resistor yang besar hambatannya dapat diubah-ubah dengan menggunakan tangan. Berikut adalah lambang dan gambar variabel resistor.

Gambar 1.5  lambang dan contoh potensiometer

Gambar 1.6 cara kerja potensiometer

 

Sebuah potensiometer memiliki 3 buah terminal (kaki), seperti tampak pada gambar 1.6 . Kaki A dan B adalah sebuah resistor tetap sedangkan kaki W (kaki tengah) memiliki kontak yang dapat bergeser sepanjang hambatan A dan B, sehingga bila kontak digeser maka hambatan A – W  dan  W – B  akan berubah.

Trimmer Potensiometer (Trimpot)

Merupakan potensiometer yang hanya bisa diubah nilai hambatannya dengan menggunakan alat bantu sebuah obeng untuk memutar kontaknya. Berikut lambang dan gambar trimpot.

Gambar 1.7 lambang dan contoh trimpot


Tidak ada komentar