Selamat Datang di MAN Alor - Madrasah Plus Keterampilan, Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Mengenal Komponen Dasar Elektro - MAN ALOR | Teknik Elektronika

Header Ads


 

Breaking News

Mengenal Komponen Dasar Elektro

| Kompnen Dasar Ekeltro |

Elektronika yaitu ilmu yang berfokus pada pembelajaran peralatan listrik dengan arus lemah dimana pengoperasiannya ialah dengan mengendalikan pergerakan elektron atau partikel yang memiliki muatan listrik didalam sebuah peralatan seperti semikonduktor, peralatan elektronik, komputer, termokope, dan lain-lain. Alat-alat tersebut kemudian dipelajari lebih lanjut dengan ilmu yang merupakan cabang dari ilmu fisika. 

Adapun pembangunan sirkuit electronic-nya serta pembentukan desainnya adalah bagian dari ilmu / teknis elektronika & instrumentasi; teknik elektro; serta teknis komputer.

Elektronika Dasar merupakan bagian dari ilmu elektronika yang mempelajari dasar-dasar komponen; rangkaian; tegangan; karakteristik yang harus terlebih dahulu dipahami dalam membangun sebuah peralatan elektronika. Pengertian ini tidak akan ditemukan secara langsung ditulis oleh penulis buku-buku elektronika dasar yang sangat banyak beredar sekarang ini. 

Komponen Dasar Elektronika adalah sebuah alat ataupun benda yang fungsinya untuk mendukung hingga terbentuk suatu rangkaian elektronik yang kerjanya harus sama dengan kegunaannya.

Kita bisa melihat contohnya seperti yang menempel secara langsung di papan rangkaian (misal: Veroboard, CCB, PCB, atau Protoboard), maupun yang tak menempel secara langsung di papan rangkaian (misal dengan alat yang menghubungkan dengan lain yaitu kabel).

Komponen elektro dibagi menjadi dua bagian yaitu komponen aktif serta komponen pasif. 

Komponen Dasar Elektronika Pasif:

1. Resistor, yaitu tahanan atau hambatan, artinya adalah sebuah komponen yang gunanya untuk menghambat suatu arus listrik.


2. Kapasitor,  (atom dan condensator) merupakan suatu komponen dari rangkaian elektronika yang berguna untuk menyimpan muatan listrik (simbolnya C).


3. Induktor. Kebanyakan indiktor berbentuk torus dan sering disebut reaktor, berguna untuk menyimpan energi ke medan magnet akibat adanya arus listrik yang melewatinya.


4. Transformartor, alat ini berfungsi sebagai komponen elektromagnet yang bisa merubah taraf sebuah tegangan AC menjadi taraf yang lainnya. Alat ini juga biasa disebut transformer atau trafo.


Komponen Dasar Elektronika Aktif

1. Dioda, komponen ini dibuat dengan campuran silicon dan bahan germanium. Gunanya adalah sebagai penyearah dari sebuah tegangan listrik.


2. Transistor, komponen ini memiliki fungsi untuk mengontrol arus, yakni sebagai saklar elektronik.


3. IC, singkatan dari integrated circuit adalah komponen yang sengaja dirancang dengan terpadu berupa komponen-komponen diode, resistor, kapasitor, dan transistor yang jumlahnya berjuta-juta bisa juga sampai bermilyar-milyar.




Tidak ada komentar