Kb. 2 Resistor I Komponen Dasar Elektronika pasif I Teknik Elektronika Kelas XI I Sem. Ganjil
1.1
Resistor
Resistor berasal dari bahasa belanda werstand, yang berarti tahanan atau
hambatan, Resistor berati suatu komponen elektronika yang memberikan hambatan
terhadap muatan listrik. Resistor disimbolkan dengan huruf R.
dan mempunyai satuan ohm, resistor ditemukan pada tahun 1787 oleh seorang ahli
fisika yang bernama George Ohm dari bangsa jerman
Resistor adalah komponen elektronika pasif yang berukuran kecil dengan 2 buah kaki dan memiliki hambatan listrik tertentu. Bila sebuah resistor dihubungkan dengan sumber tegangan DC, maka pada resistor akan mengalir arus listrik yang besarnya proporsional terhadap tegangan listrik. Besar arus dan tegangan listrik pada sebuah resistor akan selalu mengikuti aturan dalam hukum Ohm. Hukum Ohm secara matematika dapat dituliskan :
Dimana
R adalah hambatan listrik dengan satuan Ohm (W),
V adalah tegangan listrik dengan satuan Volt (V) dan I adalah kuat arus listrik
dengan satuan Ampere (A). Jadi nilai
hambatan sebuah resistor dinyatakan dengan satuan Ohm (W).
1.
. Resistor Tetap (Fixed
Resistor)
Resistor
tetap adalah jenis resistor yang nilai hambatannya tetap dan tidak bisa
diubah-ubah. Resistor ini sangat banyak dipasaran. Dalam gambar rangkaian
elektronika resistor tetap digambarkan sebagai berikut :
Karena ukurannya yang sangat kecil, maka untuk menyatakan besar hambatan sebuah resistor digunakan kode gelang warna yang terdapat pada badan resistor. Ada 2 macam kode warna resistor yaitu resistor dengan 4 gelang warna dan resistor dengan 5 gelang warna. Hubungan kode warna resistor dengan nilai hambatannya dapat dilihat pada penjelasan berikut ini.
pada resistor mempunyai 4 gelang atau mempunyai 5 gelang warna. gelang-gelang tersebut mempunyai kode-kode warna yang mewakili besarnya ambatan yang ada pada resistor tersebut
warna-warna pada resistor mempunyai besaran sendiri-sendiri
sesuai dengan gambar diatas. untuk membaca nilai resistor yang mempunyai
4 gelang dan 5 gelang sedikit berbeda, akan tetapi pada dasarnya sama.
Cara
Membaca Resistor 4 Gelang
menghitung nilai resistor pada 4 gelang ini pada gelang
pertama mewakili angka depan, gelang kedua mewakili angka selanjutnya, gelang
ketiga mewakili nilai pengali, dan gelang keempat merupakan nilai toleransinya.
untuk lebih jelasnya kita membaca nilai resistor pada resistor dibawah ini:
apabila kita menjumpai resistor yang mempunyai 4 gelang dengan
warna diatas, maka kita dapat membaca nilai hambatan pada resistor tersebut
adalah:
pada gelang 1 berwarna merah ini
berati bernilai 2
pada gelang 2 berwarna hijau ini
berati bernilai 5
pada gelang 3 berwarna oranye ini
berati bernilai 3, jadi faktor pengali 10 pangkat 3 = 1000
pada gelang 4 berwarna emas
berati toleransi 5 persen
jadi nilai resistor diatas
adalah : 25 x 1000 = 25000 atau 25K dengan toleransi 5 persen.
cara membaca
resistor 5 gelang
apabila kita menjumpai resistor yang mempunyai 5 gelang
dengan warna diatas, maka kita dapat membaca nilai hambatan pada resistor
tersebut adalah:
pada gelang 1 berwarna kuning ini
berati bernilai 4
pada gelang 2 berwarna biru ini
berati bernilai 6
pada gelang 3 berwarna hitam ini
berati bernilai 0
pada gelang 4 berwarna oranye ini
berati bernilai 3, jadi faktor pengali 10 pangkat 3 = 1000
pada gelang 5 berwarna coklat
berati toleransi 1 persen
jadi nilai resistor diatas adalah : 460 x 1000 = 460000
atau 460K dengan toleransi 1 persen.
1.
Variabel
Resistor
Variabel
resistor adalah resistor yang nilainya dapat diubah-ubah. Variabel resistor ada
2 jenis yaitu :
-
Potensiometer,
Adalah variabel resistor yang besar
hambatannya dapat diubah-ubah dengan menggunakan tangan. Berikut adalah lambang
dan gambar variabel resistor.
Sebuah potensiometer memiliki 3 buah
terminal (kaki), seperti tampak pada gambar 1.6 . Kaki A dan B adalah sebuah
resistor tetap sedangkan kaki W (kaki tengah) memiliki kontak yang dapat
bergeser sepanjang hambatan A dan B, sehingga bila kontak digeser maka hambatan
A – W dan W – B akan berubah.
-
Trimmer
Potensiometer (Trimpot)
Merupakan potensiometer yang hanya bisa
diubah nilai hambatannya dengan menggunakan alat bantu sebuah obeng untuk
memutar kontaknya. Berikut lambang dan gambar trimpot.
Tidak ada komentar